Kelebihan ion kromatografi dibandingkan metode lainBrominated flame retardant (BFR) banyak digunakan dalam circuit board, kabel, dan komponen eletronik lainnya karena kemampuannya menghalangi sebaran api di permukaan plastik. Saat terbakar, Halogen seperti senyawa Bromin di atas dapat menghasilkan gas hidrogen halida yang bersifat toksik dan korosif bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Maka diperlukan penentuan dan pembatasan kandungan bromin dalam produk plastik. Dai, P., et al. (2019) mempublikasikan metode ultrasound assisted extraction, copper-catalyzed reductive debromination and ion chromatography (UAE-RD-IC) yang mudah, aman, dan dapat digunakan untuk semua sampel solid. Beberapa metode seperti GC-MS dan HPLC-MS dapat menghasilkan nilai yang tidak akurat karena tidak dapat mendeteksi bromida inorganik. Ion chromatography (IC) adalah metode yang terjangkau dan memiliki akurasi yang tinggi dan telah banyak digunakan dalam penentuan kadar Halogen di produk-produk elektronik. Metode IC umumnya digunakan setelah pretreatment oxygen bomb combustion yang diatur dalam BS EN 14582:2016. Dai, P., et al. (2019) mengembangkan metode pretreatment baru yang mudah, aman, dan universal untuk semua sampel solid. Unsur bromin tambahan dalam plastik diekstraksi dengan metode ekstraksi ultrasonik dengan solven tetrahidrofuran. Bromin organik tersebut diubah menjadi ion bromida inorganik melalui proses reduksi debrominasi dengan katalis copper-based. Ion bromida yang telah diperoleh dapat dikuantifikasi dengan ion chromatography. Tosoh IC-2010 adalah adalah sistem ion chromatography all-in-one yang terdiri dari on-line degasser, autosampler, sistem pompa bertekanan tinggi, kolom oven, unit suppressor, serta conductivity detector. Hasil riset Dai, P., et al. (2019) menunjukkan nilai yang mendekati nilai standar dengan RSD 1,7% dan LoD/LoQ dari total bromin sebesar 20/40 mg/kg. |
No comments:
Post a Comment